ANALISIS FAKTOR POLA LAKTASI, PEMBERIAN MPASI DAN PERILAKU CUCI TANGAN TERHADAP KEJADIAN DIARE PADA BAYI USIA 6-12 BULAN

Authors

  • ULVA NOVIANA Universitas Noor Huda Mustofa
  • Mustofa Haris
  • Merlyna Suryaningsih

Abstract

Diare masih menjadi masalah kesehatan utama pada bayi, terutama di negara berkembang seperti Indonesia. Bayi usia 6–12 bulan merupakan kelompok rentan akibat imunitas yang belum matang serta mulai dikenalkannya makanan pendamping ASI, sebanyak 10.294 bayi dan balita mengalami diare. Hal ini menunjukan tingginya kasus diare pada bayi 6-12 bulan. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan pola laktasi, pemberian MPASI, dan perilaku cuci tangan ibu dengan kejadian diare pada bayi usia 6–12 bulan di Puskesmas Kwanyar

Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Variabel independen antara lain pola laktasi, pemberian MPASI, perilaku cuci tangan dan variabel dependen yaitu kejadian diare. Sampel diperoleh dengan teknik total sampling pada seluruh bayi usia 6–12 bulan yang berkunjung ke Puskesmas Kwanyar sejumlah 54. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner. Analisis hubungan antarvariabel menggunakan uji spearman rank.

Hasil analisa menunjukan ada hubungan antara pola laktasi (p value: 0.000. C: 0.863) pemberian MPASI (p value: 0.000. C: 0.933) dan perilaku cuci tangan (p value: 0.000. C: 0.863) dengan kejadian diare pada bayi usia 6–12 bulan.

Disarankan agar ibu meningkatkan praktik menyusui yang benar, seperti menyusui teratur, perlekatan baik, dan tidak memberi makanan atau minuman sebelum usia 6 bulan

References

Amir, E. T. P., Erlani, & Khaer, A. (2024). Personal hygiene ibu dengan kejadian

diare pada balita di wilayah kerja Puskesmas Bajoe Kabupaten Bone. Sulolipu: Media Komunikasi Sivitas Akademika dan Masyarakat, 24(2), 296–305.

Andriani, D., Mustika, R., & Prasetyo, W. (2022). Pengaruh perilaku cuci tangan terhadap kejadian diare pada balita. Jurnal Promosi Kesehatan, 10(1), 88–

96.

Ariani. (2023). Patofisiologi diare: Mekanisme osmotik, sekretorik, dan motilitas usus. SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah.

Arikunto, S. (2016). Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktik. Rineka Cipta.

Astuti, A. (2019). Hubungan faktor ibu terhadap kelancaran produksi ASI. Jurnal Kebidanan, 8(2), 25–32.

Cahyandiar, M. I., Khotimah, S., & Duma, K. (2021). Hubungan pemberian makanan pendamping ASI (MPASI) dengan kejadian diare pada bayi usia 6–24 bulan di Puskesmas Temindung Samarinda. Jurnal Sains dan Kesehatan, 3(3), 395–402.

Centers for Disease Control and Prevention. (2022). Diarrhea: Common illness, globalkiller.

https://www.cdc.gov/diarrhea/index.ht ml

Debie Anggraini, & Kumala, O. (2022). Diare pada anak: Pemeriksaan osmolalitas dan osmotic gap tinja dalam membedakan diare osmotik dan sekretorik. SCIENa, 1(4).

Departemen Kesehatan Republik Indonesia. (2018). Pedoman pemberian makanan bayi dan anak. Kementerian Kesehatan RI.

Dewi, M., & Oktaviani, Y. (2020). Hubungan pemberian MP-ASI dini dengan kejadian diare pada bayi usia 6–12 bulan. Jurnal Kesehatan Ibu dan Anak, 14(3), 45–53.

Hartini, S. (2025). Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian diare pada bayi usia 6–12 bulan di wilayah kerja Puskesmas Ketanggungan Kabupaten Brebes. Jurnal Kesehatan.

Hasdianah, H., Ramli, M., & Arif, M. (2014). Pemberian MP-ASI pada anak usia 6– 24 bulan. Jurnal Kesehatan, 3(1), 1–6.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2022). Panduan pemberian makanan bayi dan anak. Direktorat Gizi Masyarakat.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Situasi diare di Indonesia. Direktorat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular.

Koryani, I. A., Rahmawati, D. T., & Putri, Y. (2024). Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian diare dalam pemberian MPASI bayi usia 6– 12 bulan. Jurnal Multidisiplin Dehasen, 4(1), 93–102.

Lestari, R., Wahyuni, S., & Pratiwi, D. (2021). Hubungan pemberian ASI eksklusif terhadap kejadian diare pada bayi usia 6–12 bulan. Jurnal Keperawatan Respati, 8(2), 155–162.

Maryunani, A. (2012). ASI dan menyusui. Trans Info Media.

Nursalam. (2020). Konsep dan penerapan metodologi penelitian ilmu keperawatan. Salemba Medika.

Putri, A. R., & Wahyuni, S. (2023). Hubungan jenis pekerjaan ibu dengan perilaku cuci tangan dalam pencegahan penyakit pada anak. Jurnal Kesehatan Lingkungan Indonesia, 22(1), 45–52.

Puspayanti, N. K. D., Benvenuto, A. F., Karmila, D., & Suradhipa, I. W. (2025). Hubungan pengetahuan ibu, paritas, dan inisiasi menyusu dini dengan riwayat pemberian ASI eksklusif pada bayi di Puskesmas Mataram. Malahayati Nursing Journal, 7(3).

Sari, D. P., & Putri, R. A. (2021). Hubungan usia ibu dengan praktik pemberian ASI eksklusif. Jurnal Keperawatan dan Kebidanan, 13(1), 45–52.

UNICEF. (2023). Hand hygiene and the prevention of childhood diarrhoea: Global report. UNICEF.

World Health Organization. (2024). Diarrhoeal disease Key facts. https://www.who.int/news room/factsheets/detail/diarrhoeal-disease

Downloads

Published

2026-04-30

How to Cite

NOVIANA, U., Haris, M., & Suryaningsih, M. (2026). ANALISIS FAKTOR POLA LAKTASI, PEMBERIAN MPASI DAN PERILAKU CUCI TANGAN TERHADAP KEJADIAN DIARE PADA BAYI USIA 6-12 BULAN . JURNAL ILMIAH OBSGIN : Jurnal Ilmiah Ilmu Kebidanan & Kandungan P-ISSN : 1979-3340 E-ISSN : 2685-7987, 18(1), 52–59. Retrieved from https://ojsnhm.com/index.php/JOB/article/view/2768

Issue

Section

Articles

Most read articles by the same author(s)

<< < 1 2